Topik
Penyebab Naiknya Asam Lambung Terganggunya Kualitas Hidup Pencegahan & Pengobatan Asam LambungIstilah asam lambung sudah tak asing lagi di telinga kita, bahkan sudah menjadi penyakit umum yang dianggap biasa. Padahal kalau dibiarkan hingga kronis, bisa memunculkan masalah yang lebih serius dan fatal. Sebetulnya, apa sih penyakit asam lambung itu?
Manusia diciptakan dengan sempurna. Semua yang ada di tubuh kita pasti memiliki fungsinya sendiri, termasuk asam lambung. Zat cair tidak berwarna ini secara alami diproduksi oleh sel-sel yang melapisi lambung yang memiliki fungsi sangat penting, yang utamanya adalah memecah makanan yang kita makan menjadi partikel kecil untuk lebih mudah dicerna. Fungsi lainnya adalah menetralkan patogen berbahaya yang masuk melalui makanan/minuman yang kita konsumsi, membantu penyerapan vitamin B12 yang melekat pada protein, dan masih banyak lagi.
Di antara banyak peran penting asam lambung, zat ini juga membantu menutup saluran tenggorokan dan lambung atau sfingter esofagus bagian bawah setelah kita makan atau minum. Sfingter esofagus adalah otot yang memisahkan esofagus bagian bawah dengan lambung. Namun, jika sfingter esofagus tidak menutup dengan baik, asam lambung bisa naik kembali ke kerongkongan, yang dikenal dengan istilah refluks asam atau sering disebut dengan gastroesophageal reflux disease (GERD). Nah, inilah yang dimaksud dengan penyakit asam lambung.
Penyakit ini sering kali dikaitkan dengan pola makan yang tidak sehat, seperti makan terlalu larut malam, terlambat makan, atau mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan. Penyakit ini menjadi salah satu keluhan yang sering dijumpai. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, gangguan pencernaan, termasuk GERD, merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.
Penyebab Naiknya Asam Lambung
Saat kita menelan, katup atau otot yang terletak di ujung kerongkongan yang bernama lower esophageal sphincter (LES) akan terbuka untuk memungkinkan makanan atau minuman masuk ke dalam lambung. Setelah itu, katup akan menutup rapat untuk mencegah makanan kembali naik ke kerongkongan.
Pada penderita asam lambung, terjadi pelemahan atau kerusakan pada katup ini yang menyebabkannya tidak berfungsi dengan baik, sehingga asam lambung naik ke kerongkongan. Nah, pertanyaannya, mengapa otot LES bisa melemah? Penyebabnya bisa berbagai macam, antara lain:
- Obesitas
- Kehamilan
- Usia lanjut
- Gastroparesis, atau melemahnya otot dinding lambung
- Scleroderma, yaitu suatu penyakit pada jaringan ikat
- Hernia hiatus, yaitu masuknya bagian lambung ke rongga dada
Sebenarnya, naiknya asam lambung setelah makan besar terbilang normal dan tidak berlangsung lama. Jika hanya sesekali dan sebentar, naiknya asam lambung tidak menyebabkan masalah atau komplikasi yang serius. Namun jika terjadi secara terus-menerus, asam lambung yang naik dapat merusak esofagus, membuat iritasi lapisan kerongkongan, dan memicu beberapa gejala yang mengganggu. Tingkat keparahan penyakit asam lambung dipengaruhi oleh seberapa rusak katup atau otot LES tersebut, serta jenis dan volume cairan yang naik dari lambung.
Terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan penyakit asam lambung kambuh, biasanya terkait dengan gaya hidup, pola makan, dan konsumsi makanan atau minuman tertentu. Beberapa minuman dan makanan yang dapat memicu masalah ini antara lain alkohol, kopi, teh, cokelat, minuman berkarbonasi, makanan tinggi lemak dan asam, seperti jeruk dan tomat. Makanan dan minuman ini dapat meningkatkan produksi asam lambung, yang pada gilirannya dapat mengiritasi dinding lambung. Gaya hidup dan kondisi psikologis seperti stres, begadang, dan kecemasan juga sangat berperan dalam memicu naiknya asam lambung.
Terganggunya Kualitas Hidup
Terkadang asam lambung dianggap sepele karena sudah menjadi keluhan biasa bagi banyak orang. Jika belum berat, gejala yang dirasakan mungkin tidak terlalu mengganggu. Namun jika sudah kronis dan berulang, gejalanya bisa sangat mengganggu dan memengaruhi kualitas hidup seseorang. Biasanya, gejala yang dirasakan mulai dari sensasi panas di dada yang dikenal (heartburn), kesulitan atau sakit saat menelan, nyeri dada, sesak, mual, muntah, bahkan sulit tidur.
Berikut adalah beberapa gejala umum yang menandakan tingginya kadar asam lambung:
- Nyeri, rasa panas atau terbakar, serta ketidaknyamanan pada bagian atas perut (ulu hati)
- Cepat merasa kenyang saat makan
- Rasa kenyang atau penuh yang berlebihan setelah makan
- Mual atau muntah
- Kembung
Namun, ada juga tanda-tanda yang memerlukan perhatian lebih dan harus segera diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya, seperti:
- Keluhan berulang pada orang yang berusia di atas 55 tahun
- Penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya
- Kesulitan saat menelan
- Muntah berulang
- Disertai anemia defisiensi besi
- Adanya benjolan pada area perut
- Muntah darah atau tinja berdarah
Asam lambung dapat semakin mengganggu kualitas hidup penderitanya apabila sudah bercampur dengan gangguan kecemasan. Peningkatan asam lambung dan kecemasan saling memengaruhi, bukan hanya terjadi dalam satu arah. Ketika Anda merasa cemas, produksi asam lambung akan meningkat karena sel-sel parietal di dinding lambung aktif. Sebaliknya, jika asam lambung meningkat dan menyebabkan ketidaknyamanan, tubuh akan merespons dengan memproduksi hormon stres yang membuat kecemasan semakin parah. Karena itu, untuk mengatasi kedua kondisi ini, penanganan yang menyeluruh dan saling terkait sangat diperlukan.
Pencegahan & Pengobatan Asam Lambung
Istilah “mencegah lebih baik daripada mengobati” memang berlaku untuk semua penyakit, termasuk asam lambung. Apalagi, jika seseorang telah terkena asam lambung, aktivitas sehari-harinya bisa terganggu akibat rasa tidak nyaman di tubuh. Namun, penyakit ini sangat bisa dicegah. Kuncinya adalah pola makan dan gaya hidup sehat yang konsisten. Waktu makan yang teratur, porsi yang cukup dan tidak berlebihan, serta memilih makanan alami yang tinggi serat dan rendah lemak. Selain itu, berolahraga secara teratur, cukup istirahat, dan mengelola stres dengan baik adalah langkah-langkah penting yang juga dapat membantu mencegah masalah asam lambung. Dengan kombinasi kebiasaan ini, asam lambung terkendali kesehatan pencernaan pun akan lebih terjaga.
Namun bagaimana jika asam lambung terlanjur menyerang? Ada beberapa cara efektif yang bisa dilakukan untuk meredakannya. Antara lain:
- Menjaga Posisi Tubuh Tegak
- Makan dengan Porsi Kecil Secara Teratur
- Melonggarkan Pakaian yang Terlalu Ketat
- Mencukupi Kebutuhan Air Putih
- Perawatan Medis
Ketika asam lambung naik, posisi tubuh yang tegak sangat penting untuk mengurangi tekanan pada katup antara kerongkongan dan lambung. Dengan mengurangi tekanan tersebut, asam lambung akan lebih terkontrol dan tidak mudah naik kembali ke kerongkongan.
Salah satu pemicu utama naiknya asam lambung adalah makan dalam porsi besar. Untuk itu, disarankan bagi penderita asam lambung untuk mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun lebih sering. Hal ini membantu mencegah penumpukan asam lambung yang berlebihan.
Tekanan pada perut akibat pakaian yang terlalu ketat, seperti ikat pinggang atau celana yang terlalu ketat, dapat memperburuk gejala asam lambung. Oleh karena itu, disarankan untuk melonggarkan pakaian yang membatasi ruang perut agar tekanan pada perut berkurang dan gejala asam lambung tidak semakin parah.
Gejala asam lambung naik sering disertai dengan mual dan muntah, yang bisa menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi justru dapat memperburuk kondisi ini. Karena itu, penting untuk memperbanyak konsumsi air putih. Air putih membantu menetralkan asam lambung dan mengurangi rasa mual serta muntah.
Jika langkah-langkah alami di atas belum berhasil, Anda mungkin perlu penanganan lebih lanjut oleh dokter spesialis. Mungkin dokter akan memberikan obat penurun asam lambung, namun mungkin juga dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan perawatan dan pengobatan yang tepat untuk menurunkan kadar asam dan mengatasi gangguan pencernaan yang terjadi.
Nah, dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan yang telah disebutkan di atas, Anda dapat mengurangi risiko asam lambung naik dan menjaga kesehatan pencernaan Anda dengan lebih baik dari sekarang. Namun, terkadang gejala asam lambung bisa tetap muncul atau bahkan memburuk meskipun sudah melakukan upaya pencegahan. Jika hal ini terjadi, jangan biarkan rasa tidak nyaman tersebut mengganggu kualitas hidup Anda. Asam lambung yang tidak segera ditangani dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan menurunkan kenyamanan hidup Anda.
Untuk itu, segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter berpengalaman di rumah sakit terbaik yang tergabung dalam jaringan IHH Healthcare Malaysia. Kami menyediakan layanan medis berkualitas dengan tenaga ahli yang memiliki pengetahuan mendalam mengenai gangguan pencernaan. Di IHH Healthcare Malaysia, kami tidak hanya memberikan diagnosis yang tepat, tetapi juga penanganan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik Anda. Dengan fasilitas yang lengkap dan pendekatan yang menyeluruh, kami berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi kesehatan pencernaan Anda.


